Dogiyai, Kapiwuunews.org - Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) secara resmi meresmikan gedung baru SMP Negeri 1 Mapia. Peresmian ditandai dengan acara syukuran dan pengguntingan pita yang berlangsung di Mapia, Bomomani, Kamis 30 Juli 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setda Kabupaten Dogiyai Willem Tagi, S.Ip, Kepala Bidang Tekapaud, Kepala Satpol PP Kabupaten Dogiyai, Kepala Distrik Mapia, Ketua Tim Peduli Pendidikan Mapia, Danramil Mapia Sukigai Selatan, sejumlah kepala dinas, 7 Kepala Kampung, tokoh agama, para guru, siswa-siswi SD, SMP, SMA, serta ribuan masyarakat Mapia.
Dukung Visi "Dogiyai Cerdas, Kuat, dan Maju" Asisten III Willem Tagi membacakan sambutan Bupati Dogiyai Yuda Tebai, S.Pd., M.Si. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan gedung sekolah tersebut.
"Atas nama Bupati Kabupaten Dogiyai kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Pertama kepada Tuhan Allah pencipta langit dan bumi. Kedua kepada pemilik lokasi yang dengan rela melepaskan tanah ini. Ketiga kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai yang mendukung visi Bupati dan Wakil Bupati yaitu Dogiyai Cerdas, Kuat, dan Maju. Jangka panjangnya menuju Dogiyai Dewena. Itu mungkin 10-20 tahun ke depan, kita berdoa bersama," ujar Willem.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada mantan Kepala Dinas Pak John, para Kepala Kampung, serta semua pihak yang membantu baik secara moral, material maupun spiritual, termasuk para pastor dan gembala.
Willem secara khusus mengapresiasi Kepala SMP Negeri 1 Mapia. "Saya sangat apresiasi dan bangga kepada Ibu Kepala Sekolah. Ini perempuan yang luar biasa, berdoa dengan penuh pengorbanan. Hari ini kita bersukacita untuk masa depan generasi penerus anak negeri Dogiyai," katanya.
Kepala SMP Negeri 1 Mapia Fransiska Tagi, S.Pd dalam sambutannya mengatakan peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti perjuangan panjang.
"Hari ini bukan sekedar peresmian sebuah bangunan, tapi momentum bersejarah yang menjadi saksi atas perjalanan panjang, kerja keras, pengorbanan, doa selama lima tahun, dan harapan banyak pihak. Setiap batu yang tersusun, setiap dinding yang berdiri, adalah hasil perjuangan bersama," ujarnya.
Fransiska menyampaikan terima kasih kepada pemilik hak ulayat Marga Kegiye dan Marga Tigi yang telah merelakan tanah secara cuma-cuma. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Dogiyai, khususnya Bupati Yuda Tebai yang sejak menjabat Kepala Dinas Pendidikan hingga menjadi Bupati terus memberikan perhatian.
Kami pernah numpang sekolah 3 tahun di SD, 2 tahun di SD Pres Bomomani, dan 3 tahun di SMA. Hari ini kami punya rumah sendiri. Terima kasih juga kepada Ibu Kepala SD Pres Bomomani, Bapak Kasat Pol PP Yohanes Butu yang saat itu menjabat Kepala Distrik, Bapak mantan DPR Dogiyai Bernard, para intelektual Bumumani, dan semua pihak yang telah membantu.
Dalam sambutannya, Willem menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi utama untuk mencetak generasi muda yang bermutu dan berkualitas.
"Kalau SDM tidak ada, daerah ini tidak bisa kita bangun. Harus ada orang yang terpelajar dan terdidik agar ada perubahan di berbagai bidang," tegasnya.
Tempat yang sama di tandai dengan pegutingan pita oleh Asisten III Willem Tagi dang di dampingi kepala sekolah SMP Negeri 1 Mapia dan Asisten III Setda Kabupaten Dogiyai Willem Tagi, S.Ip, Kepala Bidang Tekapau Bapak Anak Letus Agapa, S.Pd, Kepala Satpol PP Kabupaten Dogiyai Yohanes Butu, A.Md.S.Sos, Kepala Distrik Mapia Yulianus Tigi, S.Sos, Ketua Tim Peduli Pendidikan Mapia Paulus Wakei, S.T, Danramil Mapia Sukigai Selatan,
Peresmian gedung baru SMP Negeri 1 Mapia diharapkan menjadi langkah awal peningkatan mutu pendidikan di Distrik Mapia dan mendukung terwujudnya visi Dogiyai Cerdas.


