Deiya, Kapiwuunews.org — Pemuda Kader Gereja Kemah Injil (KINGMI) Koordinator Deiyai, Naftali Pekei, S.T., mengapresiasi kunjungan kerja (kunker) Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si., beserta rombongan ke Kabupaten Deiyai.
Kunjungan kerja tersebut berlangsung pada 8 September 2026 dengan agenda meninjau sejumlah lokasi pembangunan, di antaranya pembangunan Asrama Sekolah Pendidikan Keagamaan SMTPK Baida Troutman Gakokebo serta pembangunan Asrama KINGMI Center Deiyai di Epadoutou Bomou.
Menurut Naftali, kunjungan pimpinan Pemerintah Provinsi Papua Tengah ke kedua lokasi tersebut menunjukkan adanya perhatian dan komitmen pemerintah terhadap pembangunan sarana pendidikan keagamaan maupun fasilitas pelayanan gereja di Kabupaten Deiyai.
Ia menilai pembangunan Asrama SMTPK Baida Troutman Gakokebo, Klasis Tigi Utara, memiliki peran penting dalam menunjang keberlangsungan pendidikan siswa dan siswi yang berasal dari berbagai wilayah.
Dengan tersedianya asrama yang layak, kata dia, para siswa dapat tinggal dan mengikuti proses pendidikan dalam lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan terarah.
“Selama bertahun-tahun belum tersedia asrama permanen bagi siswa dan siswi SMTPK Baida Troutman Gakokebo. Karena itu, kami sangat bersyukur atas kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur bersama rombongan,” ujar Naftali.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan perhatian serius pemerintah, terutama dalam mendukung pembangunan asrama hingga selesai dan dapat dimanfaatkan oleh para siswa.
Naftali juga mengapresiasi peluang kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Deiyai dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung pembangunan Asrama SMTPK Baida Troutman Gakokebo.
Selain fasilitas pendidikan, ia berharap pembangunan KINGMI Center Deiyai Epadoutou Bomou juga memperoleh dukungan pemerintah secara berkelanjutan agar dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan untuk kepentingan pelayanan gereja serta masyarakat.
Sebagai Pemuda Kader KINGMI Koordinator Deiyai, Naftali menegaskan bahwa kunjungan kerja pemerintah diharapkan tidak berhenti sebatas agenda seremonial, tetapi menjadi awal dari dukungan dan pembangunan nyata bagi kedua fasilitas tersebut.
“Kami berharap pembangunan kedua asrama ini dapat berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh generasi muda, siswa-siswi, gereja, dan masyarakat Deiyai,” tutupnya.
