Nabire, Kapiwuunews.org – Panglima Kodap II TPNPB–OPM Wilayah Nabire Papua Tengah menyampaikan klarifikasi resmi terkait beredarnya surat yang mengatasnamakan komando mereka Pada Minggu 22 Februari 2026.
Menurut Panglima Daerah Kodap II TPNPB–OPM di bawah Divisi II, Didimus Tigi, surat yang beredar tersebut bukan berasal dari komando resmi mereka. Ia menegaskan bahwa surat tersebut merupakan rekayasa atau pemalsuan tanda tangan, termasuk pencantuman nama Panglima Tertinggi West Papua Army, Demianus Magai Yogi.
“Surat itu bukan dari kami. Itu adalah surat palsu dan hasil rekayasa oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Panglima Kodap II wilayah Nabire.
Lebih lanjut disampaikan bahwa peristiwa yang terjadi di PT perusahaan Mosairo tidak berada di bawah komando Kodap II TPNPB–OPM wilayah Nabire. Mereka menyatakan tidak pernah mengeluarkan perintah ataupun surat resmi terkait kejadian tersebut.
Panglima Kodap II juga mengimbau seluruh rakyat West Papua agar tidak mudah percaya terhadap informasi atau surat yang beredar tanpa verifikasi resmi. Ia menilai adanya dugaan penyebaran berita hoaks yang dilansir oleh media lokal, termasuk yang dikaitkan dengan Tribun Papua Tengah.
“Kami meminta seluruh rakyat West Papua agar tidak mudah percaya pada berita hoaks yang disebarkan oleh oknum tertentu,” tambahnya.
Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk klarifikasi resmi untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat dan menjaga situasi tetap kondusif. (**)
