Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ruang Ketegangan yang Dibayar Darah

Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:25 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-31T01:57:08Z


Nabire, Kapiwuunews.org - Solidaritas Pelajar-Mahasiswa dan Rakyat Papua Tengah mengelar mimbar bebas serukan Papua dan tanah adat, Nabire, Senin 28/10/2025


Ia momentum itupun dalam orasinya salah satu mahasiswa membacakan "Puisi:  Pembakaran mahkota burung cendrawasih waja kolonialisme ingin menghilangkan identitas bangsa Papua, Adili pelaku penembakan 12 Masyarakat sipil di intan jaya.


Penulis Oleh : Redy song


Dibawah langit yang  kelam dan berdebu,

‎Teriak merdeka menggema dari penjuru,

‎

‎Darah dan air mata yang jatuh mewarnai panggung ku,

Menjadi tinta sejarah bagi bangsaku 

‎

‎Bambu runcing  jadi  saksi waktu,

Bawah jiwa yang sadar  tak pernah layu

‎

‎Tanah ini bernyawa, jangan kau ukur dengan harga.

Tanah adat, jantung Papua.

Setiap jengkal tanah Papua adalah doa yang hidup.

‎

‎Ada luka yang tersusun rapih di balik,

‎beredarnya berita terkini!

Intan 16 Oktober 2025

‎

wahai parah penguasa ?

Di balik pemusnahan ini ada k 

‎Ruang ketengan ,yang kami bayar dengan darah dan air mata,

‎

‎Papua butuh guru dan dokter Bukan peluru dan doser

‎

‎Tetesan air mata di waja bumy  Papua mengalir deras,

‎Bangsa yang terlalu tak bisa berdamai

‎Dengan mahasa mu yang kau hias dengan tangisan ku

‎

Surga ku dunia ku 

‎Kau tukar dengan 

narakamu 

‎

‎Bhaa woee sa TDK mampu harus bertahan hidup dengan kalian yang katanya manusia suci.

‎

‎

×
Berita Terbaru Update