Nabire, Kapiwuunews.org – Ikatan Pelajar Mahasiswa/i Kemuge Deiyai Gami dan Pou-Pou (IPPMA KEDEGAPO) se-Kota Studi Nabire menggelar rapat evaluasi dan pembubaran Panitia Perayaan Natal Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat IPPMA KEDEGAPO, Jalan Mandala Kalibobo, Nabire, pada Sabtu (28/02/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa rapat evaluasi sekaligus menjadi momen resmi pembubaran panitia. Surat Keputusan (SK) kepanitiaan telah ditarik kembali oleh pengurus, sehingga seluruh panitia kembali berstatus sebagai anggota biasa IPPMA KEDEGAPO Nabire. Rapat tersebut dihadiri unsur senioritas, intelektual Kedegapo, serta mahasiswa dan mahasiswi yang selama ini aktif dan konsisten dalam roda organisasi IPPMA KEDEGAPO Nabire.
Ketua Panitia Perayaan Natal 2025, Yohanes Pekei, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh koordinator seksi hingga anggota yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut dalam waktu relatif singkat.
“Perayaan Natal dapat terlaksana karena kerja sama dan kolaborasi yang baik dari semua pihak. Baik yang terlibat langsung dalam kepanitiaan maupun yang memberikan dukungan dari luar,” ujarnya.
Ia juga berharap semangat persatuan dan kesatuan tetap terjaga di tengah berbagai pengaruh lingkungan dan dinamika sosial yang dihadapi mahasiswa.
Senada dengan itu, Sekretaris Panitia, Thomas Douw, menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengurus IPPMA KEDEGAPO Nabire, khususnya Naftali Pekei, S.T., yang dinilai selalu mendampingi dan memberikan arahan kepada panitia.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Melalui amanah ini, kami belajar menjadi eksekutor, belajar memimpin rapat resmi, serta memahami tata cara administrasi dan surat-menyurat yang baik dan benar,” ungkap Thomas.
Sementara itu, Naftali Pekei, S.T., selaku Badan Pengurus IPPMA KEDEGAPO Nabire, memberikan apresiasi atas kinerja panitia yang dinilai penuh semangat dan tanggung jawab. Ia menjelaskan bahwa mandat kepanitiaan diberikan dalam waktu dua minggu, namun berkat kerja keras dan kekompakan, kegiatan Natal 2025 dapat terlaksana dengan baik.
“Kami melihat gerakan dan semangat panitia sangat luar biasa. Dalam waktu singkat, mereka mampu membuktikan bahwa organisasi ini memiliki kader-kader yang siap bekerja,” katanya.
Naftali juga menegaskan bahwa IPPMA KEDEGAPO merupakan rumah bersama bagi seluruh mahasiswa Kedegapo di Nabire. Menurutnya, organisasi ini menjadi wadah pembelajaran mentalitas, keberanian, serta kemampuan berbicara dan berorganisasi.
“Di wadah ini kalian belajar membangun mental, keberanian, dan karakter kepemimpinan. Organisasi ini akan membentuk kalian menjadi garda terdepan di atas tanah sendiri,” tegasnya.
Rapat ditutup dengan harapan agar semangat kebersamaan dan komitmen membangun organisasi terus dijaga demi kemajuan mahasiswa Kedegapo di Kota Studi Nabire.
