Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kabid SD/MI Nabire: 2.942 Siswa Siap Ikuti Ujian Sekolah 2026

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:29 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-02T09:29:40Z

Nabire, Kapiwuunews.org Papua Tengah – Kepala Bidang (Kabid) SD/MI Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Alberth Sipahelut, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun 2026 akan diikuti oleh ribuan siswa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nabire Pada Rabu 29 Aplir 2026.


Menurut Alberth, jumlah SD di Kabupaten Nabire, baik negeri maupun swasta, saat ini mencapai 128 sekolah. Namun, dari jumlah tersebut, baru 115 sekolah yang telah memiliki siswa hingga kelas VI dan siap mengikuti ujian sekolah. Sementara itu, 13 sekolah lainnya masih tergolong sekolah baru yang belum memiliki kelas VI, karena masih berada pada jenjang kelas II hingga kelas V.


“Untuk tahun 2026, jumlah peserta ujian sekolah kelas VI sebanyak 2.942 siswa yang berasal dari 115 SD di Kabupaten Nabire,” jelasnya.


Ia menambahkan, pelaksanaan ujian sekolah dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 7 Mei 2026, dan akan dilaksanakan secara serentak di masing-masing sekolah.


Alberth menegaskan bahwa SD merupakan jenjang pendidikan paling dasar dan strategis dalam membangun fondasi pendidikan. Hal ini karena keberadaan SD menjangkau seluruh wilayah, termasuk kampung-kampung dan daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T) di Kabupaten Nabire.


“SD adalah pondasi utama pendidikan. Proses pembelajaran di tingkat ini harus berjalan baik agar menghasilkan dasar yang kuat bagi anak-anak ke depan,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi kehadiran guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinilai sangat membantu pemerataan tenaga pendidik di seluruh wilayah Nabire. Dengan adanya guru yang tersebar hingga ke daerah-daerah, proses belajar mengajar kini dapat berjalan lebih optimal.


“Kami berharap pendidikan dasar di Nabire bisa merata, baik di kota maupun di daerah 3T, sehingga semua anak mendapatkan hak pendidikan yang sama dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah,” tambahnya.


Selain itu, Alberth mengungkapkan bahwa sejak tahun 2020 hingga 2026, Kementerian Pendidikan telah memperkenalkan program Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI. Program ini mulai diterapkan di Kabupaten Nabire dan saat ini sedang berjalan dengan sistem berbasis online.


Pelaksanaan TKA sempat mengalami kendala teknis, seperti pemadaman listrik di Distrik Nabire beberapa waktu lalu. Namun, berkat koordinasi antara pihak dinas dan sekolah, kegiatan tetap dapat dilanjutkan dengan solusi alternatif.


“Memang ini program baru dan tidak bersifat wajib, tetapi kami mendorong semua siswa kelas VI untuk ikut. Karena peserta TKA akan mendapatkan sertifikat sebagai hasil capaian akademiknya,” jelasnya.


Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Nabire berharap kualitas pendidikan, khususnya di jenjang SD, terus meningkat dan mampu menciptakan generasi yang unggul di masa depan.

×
Berita Terbaru Update