Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dogiyai Kembali Berdarah, Seorang Pemuda Dilaporkan Tewas Ditembak di Degeianouda

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:23 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-10T09:25:32Z










Dogiyai, Kapiwuunews.org  10 Mei 2026 — Situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, kembali menjadi sorotan setelah seorang pemuda bernama Nopison Tebay dilaporkan meninggal dunia akibat penembakan pada Minggu pagi (10/5/2026) sekitar pukul 08.45 WIT.


Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kampung Dogimani–Degeianouda, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai. Berdasarkan keterangan sejumlah warga, penembakan diduga melibatkan aparat kepolisian yang bertugas di Dogiyai. Warga menyebut aparat datang menggunakan tiga kendaraan dan mengenakan seragam dinas.


Korban dilaporkan mengalami luka tembak dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun penyebab terjadinya penembakan tersebut.


Peristiwa itu memicu keprihatinan masyarakat setempat. Warga menilai insiden berdarah yang terjadi pada hari Minggu, yang identik dengan waktu ibadah dan berkumpul bersama keluarga, menambah trauma dan luka batin masyarakat Dogiyai.


“Hari Minggu seharusnya menjadi hari damai untuk beribadah dan beristirahat, namun masyarakat kembali dikejutkan dengan peristiwa kekerasan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Masyarakat juga meminta adanya penyelidikan menyeluruh dan transparan atas insiden tersebut. Mereka menekankan bahwa penggunaan senjata api oleh aparat keamanan harus sesuai prosedur dan hanya dilakukan dalam kondisi yang benar-benar mengancam keselamatan jiwa.


Sejumlah tokoh masyarakat menilai, apabila korban tidak melakukan perlawanan bersenjata ataupun tidak membahayakan nyawa orang lain saat kejadian, maka tindakan penembakan harus diusut secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain itu, masyarakat meminta pimpinan kepolisian di wilayah Dogiyai bertanggung jawab secara moral dan institusional atas situasi keamanan yang terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sipil.


Hingga saat ini, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban dan warga sekitar lokasi kejadian. Warga berharap aparat penegak hukum segera memberikan penjelasan resmi guna menghindari berkembangnya informasi simpang siur di tengah masyarakat.


×
Berita Terbaru Update