Nabire, Kapiwuunews.org — Anggota DPRK Nabire, Daniel Mumakapa dan Dina Misiro melakukan kunjungan kerja laut jarak dekat ke Kampung Masipawa, Distrik Napan, Kabupaten Nabire, pada Jumat, 8 Mei 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi pelayanan pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan di kampung yang berada tidak jauh dari Kota Nabire itu.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau Pustu Masipawa serta Kantor Kampung Masipawa. Saat melakukan pengecekan di Pustu, ditemukan bahwa pelayanan kesehatan tidak berjalan maksimal karena petugas kesehatan atau mantri tidak berada di tempat. Kondisi itu menjadi keluhan serius masyarakat yang berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah terhadap pelayanan kesehatan di kampung mereka.
Selain sektor kesehatan, rombongan DPRK juga mengunjungi SD YPK Kampung Masipawa. Dari hasil peninjauan, kondisi sekolah dinilai sangat memprihatinkan dan tidak layak digunakan untuk proses belajar mengajar. Bangunan sekolah mengalami kerusakan parah, mulai dari plafon rusak, tidak adanya papan tulis, hingga minimnya kursi belajar bagi siswa-siswi.
Meski berada dalam keterbatasan, proses belajar mengajar di sekolah tersebut tetap berjalan lancar. Saat ini jumlah siswa-siswi di SD YPK Kampung Masipawa tercatat sekitar 50 orang. Namun masyarakat berharap adanya renovasi bangunan sekolah dan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nabire serta Dinas Pendidikan agar turun langsung melihat kondisi di lapangan.
“Sekolah ini sangat membutuhkan perhatian. Guru PNS hampir tidak ada, hanya kepala sekolah saja yang berstatus PNS. Sementara guru-guru lain tetap mengajar dengan segala keterbatasan,” ungkap warga saat menyampaikan keluhannya kepada rombongan DPRK.
Warga juga menyampaikan bahwa kebutuhan perlengkapan pendidikan seperti buku, seragam sekolah, hingga batik sekolah masih sangat kurang. Mereka berharap bantuan dari pihak terkait agar anak-anak di Kampung Masipawa dapat memperoleh pendidikan yang lebih layak.
Daniel Mumakapa dan Dina Misiro menegaskan bahwa kondisi Kampung Masipawa harus menjadi perhatian serius Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Menurut mereka, kampung yang berada dekat dengan ibu kota Kabupaten Nabire itu seharusnya tidak luput dari perhatian pemerintah.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata masyarakat. Kampung Masipawa memang dekat dari kota, tetapi warga merasa kecewa karena selama ini sangat jarang ada kunjungan kerja maupun perhatian dari pemerintah,” ujar mereka.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan untuk memperbaiki fasilitas pendidikan dan kesehatan demi meningkatkan kesejahteraan warga di Kampung Masipawa, Distrik Napan, Kabupaten Nabire.


