Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Enam Warga Tewas di Dogiyai, Desakan Usut Dugaan Penembakan oleh Aparat.

Rabu, 01 April 2026 | 01:43 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-01T08:45:12Z






Dogiyai, Kapiwuunews.org. 31 Maret 2026, - insiden berdarah terjadi di Kabupaten Dogiyai yang menewaskan sejumlah warga sipil. Peristiwa ini diduga melibatkan penggunaan senjata api oleh aparat keamanan saat menghadapi kerumunan masyarakat yang memanas.


Kejadian bermula dari pembunuhan anggota polisi, Juventus Edowai, yang pelakunya belum diketahui. Insiden tersebut memicu ketegangan hingga berujung tindakan represif aparat yang menyebabkan warga tertembak. Dilaporkan enam warga sipil meninggal dunia dan beberapa lainnya kritis.


Korban yang teridentifikasi antara lain Mama Ester Pigai (60), yang ditembak di dalam rumah, Sepi Tibakoto, dan Martinus Yobee Angkian Edowai. Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat Dogiyai.


Tokoh pemuda Dogiyai, Apner Semu, mendesak penyelidikan terbuka dan transparan untuk mengungkap kejadian serta memastikan pertanggungjawaban hukum. Ia menegaskan, jika ada aparat yang menyalahgunakan senjata api, harus diproses sesuai hukum yang berlaku.


Secara hukum, tindakan yang menyebabkan hilangnya nyawa dapat dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Selain itu, pelanggaran juga dapat dikenai sanksi disiplin dan kode etik Polri, termasuk pencopotan hingga pemberhentian tidak hormat.


Semu menilai penggunaan senjata api terhadap warga sipil bukan langkah bijak, dan aparat seharusnya mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Ia juga mengutuk keras penembakan terhadap Mama Ester Pigai yang dinilai sebagai pelanggaran serius hak hidup.


Pemuda Dogiyai meminta Polda Papua melakukan investigasi menyeluruh dan mendesak Kapolda Papua Tengah untuk mencopot Kapolres Dogiyai, yang dinilai gagal merespons kasus penembakan sebelumnya.


Masyarakat berharap keadilan ditegakkan dan peristiwa serupa tidak terulang, demi menjaga keamanan dan kedamaian di Dogiyai. Sumber: dari INFOPAPUA.go.id



×
Berita Terbaru Update